▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ BRK Syariah Disorot, Pemuda Pelopor Datangi Kejati Riau: Desak Temuan Dibongkar dan Diusut Tuntas

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU — Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Pelopor Kemajuan Riau menggelar aksi di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Pekanbaru, Rabu (16/9/2026). Massa yang datang dari 12 kabupaten/kota se-Riau tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi terkait temuan pemeriksaan dan berbagai persoalan yang berkembang di tubuh PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (BRK Syariah).
Dalam aksinya, massa meminta Kejati Riau menindaklanjuti secara serius, profesional, dan transparan berbagai temuan pemeriksaan yang berkaitan dengan pengelolaan BRK Syariah. Mereka menilai setiap persoalan yang muncul perlu ditelusuri berdasarkan data, dokumen, kewenangan, serta mekanisme hukum yang berlaku sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Aksi tersebut diterima perwakilan Kejati Riau, Viktor Wood, Kepala Urusan Keamanan Dalam atau Kepala Keamanan di Kejati Riau. Dalam pertemuan dengan massa aksi, pihak Kejati Riau menyampaikan bahwa aspirasi dan tuntutan yang disampaikan telah diterima dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
Korlap aksi, Sandi Rahmadhana, menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan mendorong agar seluruh persoalan yang berkaitan dengan BRK Syariah diperiksa secara profesional.
“Kami meminta Kejati Riau segera memanggil dan memeriksa Direksi BRK Syariah serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam berbagai persoalan dan temuan yang ada. Jangan hanya berhenti pada persoalan administratif,” tegas Sandi.
Menurut Sandi, sejumlah persoalan yang menjadi perhatian massa tidak hanya berkaitan dengan satu temuan. Mereka menyoroti antara lain pembiayaan dalam jumlah besar, pengelolaan dan penyelesaian pembiayaan, pembayaran penghasilan pegawai, pengadaan, pencatatan keuangan, CKPN, penyertaan modal daerah, kebijakan dividen, TJSL/CSR, hingga aspek tata kelola perusahaan.
Karena itu, Pemuda Pelopor Kemajuan Riau meminta Kejati Riau melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap setiap persoalan tersebut. Massa juga meminta agar proses pemeriksaan dapat menjelaskan siapa yang memiliki kewenangan dalam setiap keputusan, bagaimana proses pengambilan keputusan dilakukan, serta bagaimana pertanggungjawaban dan penyelesaian atas temuan pemeriksaan tersebut.
Perhatian massa juga diarahkan pada persoalan pembiayaan dan dugaan jika ada penyimpangan yang sebelumnya mencuat di lingkungan BRK Syariah. Sandi menegaskan, setiap dugaan harus diperiksa berdasarkan bukti dan mekanisme hukum yang berlaku.
“Jika dalam proses hukum ditemukan bukti yang cukup dan unsur tindak pidana terpenuhi, kami meminta pihak yang bertanggung jawab segera ditetapkan sebagai tersangka sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.
Ketua Umum Pemuda Pelopor Kemajuan Riau, Ariando Anggara, juga meminta Plt Gubernur Riau SF Hariyanto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh BUMD di Riau. Menurutnya, persoalan tata kelola BUMD tidak seharusnya dilihat secara parsial.
“Temuan pemeriksaan dan berbagai dugaan persoalan yang muncul harus ditindaklanjuti secara terbuka. Apabila dalam pemeriksaan yang sah ditemukan pelanggaran atau kerugian terhadap keuangan daerah, tentu harus ada tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Ariando.
Pemuda Pelopor Kemajuan Riau menegaskan akan terus mengawal perkembangan tindak lanjut aspirasi yang telah disampaikan kepada Kejati Riau maupun pemerintah daerah. Massa meminta adanya transparansi mengenai langkah perbaikan, pengembalian dana apabila ditemukan kelebihan pembayaran, serta proses pemeriksaan apabila terdapat indikasi pelanggaran hukum.
“Kami akan terus mengawal persoalan yang bergulir di BRK Syariah. Kami ingin melihat adanya tindakan nyata dan transparansi. Jika tidak ada tindakan serius dan tindak lanjut yang jelas, kami siap melakukan aksi jilid II,” tegas Sandi.(EP)
Berita Terkait
- Mabes TNI Turun ke Pelalawan, Sinergitas TNI-Polri Diperkuat Hadapi Ancaman Karhutla0
- Kamis 17 September, Babinsa Koramil 02/SA Komsos dan Sosialisasikan Nilai-Nilai Pancasila0
- Gajah Diego Mati di PLG Minas, 17 Tahun Menjadi Bagian dari Perjuangan Konservasi Riau0
- PLN dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Program Listrik Desa di Provinsi Riau0
- Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat0
- Sekian Lama Masyarakat Mengkapan Alami Kebanjiran, Saat Ini Baru Ada Pencucian Sungai yang Dangkal0
- SenatorAbdul Hamid Titip PesanuntukMenkeu Baru:PerkuatFiskal Daerah,Wujudkan Pembangunan LebihMerata0
- Jelang Pelantikan, DPC Aliansi Wartawan Indonesia Kabupaten Siak Matangkan Kepengurusan0
- Biosolar Sulit Didapat, Antrean SPBU Pelalawan Jadi Sorotan Hima Persis0
- Rabu 16 September, Babinsa Koramil 02/SA Follow Up/Mengunjungi Anak Asuh Stunting0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







