▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴
▴Iklan Musim Mas▴ Bupati Afni Pimpin Upacara HUT Siak, Sampaikan Pesan Kesetiaan dan Keadilan
Berbaju Melayu Sultanah Latifah

BERMADAH.CO.ID, SIAK - Dari atas panggung, dengan mengenakan baju Melayu Sultanah Latifah, Bupati Siak Afni Zulkifli, menyuarakan pentingnya menjaga kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus memperjuangkan keadilan bagi daerah penghasil sumber daya alam.
Pesan itu disampaikan Afni saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak, Senin (12/10/2026), di lapangan Tugu Istana Siak, Kota Siak.
Afni menegaskan kesetiaan kepada negara bukan berarti daerah harus diam ketika hak-hak masyarakat dan persoalan keadilan fiskal perlu diperjuangkan.
“Merah Putih adalah warna Siak selamanya. Namun, kesetiaan bukan berarti kebisuan ketika ketidakadilan pada kekayaan negeri ini patut kiranya diperjuangkan,” ungkap Afni.
Bupati Siak pertama kelahiran Siak Sri Indrapura itu menyinggung kontribusi Siak melalui sumber daya alam, terutama minyak bumi, yang telah mengalirkan manfaat bagi negara selama puluhan tahun.
Menurutnya, sumbangsih Siak tersebut perlu diiringi kejelasan dan keadilan dalam pembagian hasil yang kembali kepada daerah.
Afni menggambarkan pipa-pipa tua pengalir minyak yang masih membentang sebagai saksi panjangnya hubungan antara kekayaan alam dan kesetiaan masyarakat Siak kepada Indonesia.
“Selama puluhan tahun, pompa-pompa minyak itu tak pernah berhenti mengangguk, dan rakyat Siak tak pernah sekalipun menggeleng,” ujarnya.
Afni menegaskan, Siak akan terus menjadi bagian dari Indonesia dan memberikan kontribusi bagi negara. Namun, persoalan pembagian hasil sumber daya alam, termasuk rumus dan cara penghitungannya, harus menjadi perhatian agar kesejahteraan masyarakat tidak berhenti pada angka-angka.
Ini menyikapi pemangkasan DBH Migas 2027 oleh pusat yang turun hingga 72%, sementara utang pusat ke Kabupaten Siak masih tertahan Rp460 miliar.
“Kita tidak perlu menjadi kasar untuk menjadi kuat. Kita tidak perlu menjadi beringas untuk menunjukkan bernas. Perjuangan memperjuangkan hak daerah harus dilakukan dengan prinsip yang teguh, pikiran yang tajam, serta perkataan yang santun. Ini adalah hak Siak, bukan mengemis apalagi meminta belas kasihan," tegasnya.
Sikap tersebut, kata Afni, bukan untuk menunjukkan keberanian semata, melainkan demi menjaga hak-hak masyarakat Siak. Diingatkan, bahwa ukuran keberhasilan sebuah daerah bukan hanya besarnya kekayaan yang dihasilkan, tetapi sejauh mana kekayaan dan pembangunan itu memberikan manfaat kepada rakyat.
“Rakyat adalah alasan mengapa kekuasaan harus dijalankan dengan amanah. Alasan mengapa pembangunan tidak boleh kehilangan arah,” kata Afni.
Dalam pidato yang ditulisnya sendiri, Afni turut menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Siak harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di kampung-kampung dan wilayah pelosok.
Kata Afni, masyarakat dari Teluk Lanus di Kecamatan Sungai Apit hingga Tasik Betung di Kecamatan Sungai Mandau, serta berbagai kampung lainnya, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan merasakan hasil pembangunan.
Menurut Afni, Indonesia tidak hanya ditopang kota-kota besar, tetapi juga kampung-kampung dan dusun-dusun yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat.
Memasuki usia ke-27 tahun, Afni mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan tidak menyerah menghadapi keterbatasan.
“Jika suatu hari kata mereka minyak kita sudah berkurang, jangan sampai semangat kita ikut menghilang,” ujarnya.
Afni juga mengajak masyarakat menjaga tiga hal utama, yakni marwah, persatuan, dan semangat memperjuangkan keadilan. Ia mengingatkan agar perbedaan pendapat tidak merusak persaudaraan dan persoalan yang menyangkut kehidupan rakyat tidak dibiarkan berlalu tanpa upaya perbaikan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak. Afni berharap momentum hari jadi tidak hanya menjadi perayaan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen daerah untuk terus bekerja, menjaga marwah, dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
“Dari Siak kita mengenang sejarah, dengan keadilan kita menjaga marwah, dengan persatuan kita melangkah, dengan keberanian kita membangun masa depan yang cerah,” ucap Afni.
Selanjutnya dalam rangkaian kegiatan, digelar pemberian penghargaan pada ASN berdampak, dan pelajar berprestasi.(MC Siak/Darwis)
Berita Terkait
- Haddad Alwi Pukau Ribuan Warga, Pelalawan Bershalawat Jadi Momentum Persatuan dan Kebersamaan0
- Motor Honda Beat Nyaris Raib, Aksi Kejar-kejaran Berakhir di Kebun Sawit, Satu Pelaku Diringkus0
- HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Seluruh Elemen Bersatu, Pendiri Daerah dan HM Harris Hadir0
- Selamat Bertanding! Bupati Afni Lepas Kontingen PORSENI IGTKI ke Kuansing0
- Senin 12 Oktober, Babinsa Koramil 02/SA Follow up/mengunjungi anak Asuh Stunting0
- Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Jadi Ke-27 Kabupaten Siak Tahun 20260
- Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Jadi Ke-27 Kabupaten Siak Tahun 20260
- Perjuangan Adek Daren Berlanjut ke India, IZI Ajak Masyarakat Dukung Pengobatan Jantung Langka0
- Aksi Nyata Mahasiswa! BEM UHTP dan BEM IAI Siak Bagikan Masker, Ingatkan Bahaya Karhutla0
- Cegah Balap Liar dan Kriminalitas, URC RAGA Polres Pelalawan Gencarkan Patroli Malam0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







