▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ Bupati Afni Sampaikan RAPBD-P 2026 Siak: Pendapatan Turun 6,76 Persen, Fokus Jaga Target RPJMD

BERMADAH.CO.ID. SIAK - Bupati Siak Afni Z menyampaikan pengantar nota keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) tahun anggaran 2026 dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Siak di Siak Sri Indrapura, Jumat (25/9/2026).
Dalam pidatonya, Afni mengungkapkan postur RAPBD-P 2026 mengalami penyesuaian cukup signifikan akibat perkembangan asumsi Kebijakan Umum APBD (KUA) yang tidak sesuai, terutama pada pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.
Secara umum, Pendapatan Daerah Kabupaten Siak pada RAPBD-P 2026 diproyeksikan turun Rp 160,17 miliar atau 6,76 persen, dari semula Rp 2,370 triliun menjadi Rp 2,210 triliun.
Afni menjelaskan, penyesuaian ini telah disepakati bersama DPRD melalui Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS-P 2026, dan tetap mengacu pada pencapaian Visi-Misi RPJMD Kabupaten Siak 2021-2026.
"Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA terutama berkenaan dengan perubahan asumsi keuangan daerah. Meskipun terjadi perubahan anggaran, Pemerintah Kabupaten Siak tetap fokus dalam upaya mencapai target-target kinerja yang telah disepakati dalam RPJMD," ujar Afni.
Afni mengatakan, dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun 9,75 persen menjadi Rp 623,06 miliar. Penurunan terdalam terjadi pada Pajak Daerah yang anjlok 28,38 persen atau Rp 87,82 miliar menjadi Rp 221,6 miliar.
“Beberapa sektor PAD justru tumbuh, retribusi daerah naik 9,60 persen menjadi Rp 138,01 miliar, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan naik 2,33 persen menjadi Rp 253,18 miliar akibat peningkatan laba BUMD, dan Lain-lain PAD yang Sah naik 35,08 persen menjadi Rp 10,25 miliar,” urai dia.
Afni menjelaskan, pendapatan transfer juga terkoreksi 5,53 persen menjadi Rp 1,587 triliun. Transfer dari Pemerintah Pusat turun 8,76 persen menjadi Rp 1,370 triliun, sementara Transfer Antar Daerah justru naik signifikan 21,74 persen menjadi Rp 216,57 miliar.
Dari sisi Belanja Daerah juga mengalami efisiensi sebesar 5,68 persen atau Rp 134,69 miliar, dari Rp 2,371 triliun menjadi Rp 2,236 triliun. Dengan postur tersebut, RAPBD-P 2026 mencatatkan defisit anggaran sebesar Rp 26,6 miliar.
“Belanja Operasi turun 1,54 persen menjadi Rp 1,918 triliun. Belanja Pegawai dipangkas 9,86 persen menjadi Rp 969,75 miliar, Belanja Hibah turun 22,63 persen menjadi Rp 35,32 miliar, dan Belanja Bantuan Sosial turun 43,29 persen menjadi Rp 979,39 juta. Sebaliknya, Belanja Barang dan Jasa naik 10,55 persen menjadi Rp 911,94 miliar,” kata dia.
Sementara itu, Sambung Afni, belanja modal turun paling dalam 27,23 persen menjadi Rp 137,23 miliar.Belanja Transfer turun 22,80 persen menjadi Rp 180,41 miliar.
“Untuk menutup defisit, Penerimaan Pembiayaan Daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025 hasil audit BPK RI Perwakilan Riau melonjak 185,17 persen menjadi Rp 41,10 miliar, dari sebelumnya hanya Rp 14,41 miliar,” sambung Afni.
Di awal pidato, Bupati Afni menyampaikan apresiasi atas capaian Pemkab Siak yang kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-15 kalinya berturut-turut.
"Ini merupakan buah hasil dari kerja sama yang baik antara Eksekutif dan Legislatif. Tanpa dukungan dan kerja sama yang baik tentunya penghargaan ini tak mungkin kita peroleh," terang Afni.
Afni meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah proaktif dalam pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD agar Ranperda Perubahan APBD 2026 dapat segera ditetapkan menjadi Perda sebagai dasar pengelolaan keuangan daerah.
Sidang paripurna tersebut dihadiri Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Siak, Forkopimda, Sekda, para kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, pimpinan bank, tokoh masyarakat, dan insan pers.(MC Siak/Darwis)
Berita Terkait
- Pembukaan Semi Open Turnamen Pacu Sampan, Meriahkan Hari Perhubungan Nasional 2026 di Sungai Apitt0
- PLN UID Riau-Kepri Rangkul Komunitas EV, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Riau0
- Jumatt 25 September, Babinsa Koramil 02/SA Komsos dan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila0
- Gerakan Peduli Sampah HUT ke-81 TNI, Pasar Baru Pangkalan Kerinci Dibersihkan0
- AKBP John Louis Letedara Pamit, Sinergi Polres Pelalawan dan Wartawan Tetap Terjaga0
- Bangkai Gajah C99 dan Dugaan Perdagangan Gading Disorot, Koalisi Desak Penegakan Hukum Menyeluruh0
- Penertiban Kawasan Hutan Jadi Perhatian, Polres Pelalawan Gandeng Satgas PKH dan Pemda0
- IZI Riau Resmikan Kampung Bina Mualaf di Kepulauan Meranti0
- KMS Riau Desak Deklarasi Kaukus Parlemen Hijau, Fraksi PKS Siap Bergerak0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Kamis 24 September0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







