Demi Mendapatkan Minyak untuk Kendaraan, Masyarakat Rela Kehujanan

By Bermadah 04 Mei 2026, 19:45:58 WIB Siak
Demi Mendapatkan Minyak untuk Kendaraan, Masyarakat Rela Kehujanan

BERMADAH.CO.ID, SIAK - Masyarakat Sungai Apit rela antri panjang serta kehujanan demi mendapatkan minyak untuk kendaraan mereka, Minggu (3/5/3026).

Terlihat jelas di situ, Camat Sungai Apit Tengku MukhTasar SSos MSi ikut antrian di tengah ramainya masyarakat yang ingin mendapatkan minyak untuk mengisi kendaraan mereka. 

Di kesempatan itu juga, Camat Sungai Apit, menjelaskan ke Media ini, berharap kepada masyakat agar dapat bersabar dan menahan diri dengan adanya ke adaan semacam ini karena lamanya antrian. 

"Karena pada saat ini, pemerintah daerah informasinya sudah mau mencari solusi juga. Mudah-mudahan dapat tercapai dan ada solusinya bagi kita semua untuk bisa BBM ini stabil seperti biasa serta ada kemudahan untuk masyarakat," harapnya.

Bram (pengurus SPBU,) ketika diminta keterangan kenapa bisa antri panjang, 
mengatakan, karena semua pengguna BBM mengisi kandaraanya di tempatnya. 

"Kalau kemaren memang ada along - along yang membawa minyak ke kampung - kampung. Tetapi kalau sekarang  tidak bisa lagi," kata Bram.

Tambahnya lagi, sekarang barkode pihaknya sudah diblokir oleh pertamina. Jadi, sebutnya, tidak bisa lagi untuk melayani along-along atau yang pakai keranjang.

"Jadi untuk ke depannya yang namanya pakai keranjang atau jeriken, ini harus mengurus izin dari Lurah atau Penghulu kampung dan akan diajukan ke kabupaten. Dan kita tunggu keputusan dari pemda, moga saja bisa normal seperti biasa nantinya," harap Bram.

"Untuk keluhan kami mau buat bagai mana lagi, inilah semenjak barkode ditutup, orang yang tak pernah ngisi disini pun datang mengisi BBM ke sini. 
Masalah pengisian BBM, kendaraan mobil atau honda terbatas. Untuk Honda selagi Tangki standar ataupun mobil tangki standar masih wilayah Sungai Apit, kami layani," jelas Bram.

Tidak hanya di situ, beberapa orang merasa kecewa di saat mau mengisi BBM tidak bisa, karena petugas SPBU sudah tidak ada. 

Kepada media, Ujang (64) merasa kecewa karena baru jam 11.15 petugas SPBU untuk pengisian Minyak sudah istirahat. "Kalau istirahat kenapa tidak diberi tanda, sedangkan kami sudah beberapa jam menunggu malah kehujanan karena mau mendapatkan minyak," kata Ujang.

"Kalau kemaren kami tidak pernah antrian seperti ini karena di jalan masih banyak pengecer minyak. Tetapi kali ini kami mintak pengertian dari pengelola SPBU untuk kerja Ekstra sedikit. Atau bisa menambah karyawan agar bisa aplusan kalau alasan penat atau lapar. 
Kalau tidak buat pemberitahuan jam berapa bukak dan jam berapa tutup," ungkapnya.(Darwis)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Teknologi

Read More

Jajak Pendapat



Komentar Terakhir

  • PelangiQQ

    Ah.. paling bentar ajaa tu - Dapatkan bonus melimpah untuk member baru !! Hanya di ...

    View Article
  • Pelangipoker

    Semoga hukum dapat ditegakkan walaupun melawan orang berduit - Dapatkan bonus untuk member baru ...

    View Article
  • Pokerpelangi

    Udah dapat keja lain mungkin. Habis lama kali diterima PNS - Poker online bonus terbesar untuk ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video