▴Pelantikan Bupati Siak▴ Dinas Sosial Siak Optimalkan Validasi Data Penerima Bansos 2025

BERMADAH.CO.ID, SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Sosial terus menyempurnakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) peserta penerima Bantuan Sosial APBN dan APBD Kabupaten Siak tahun 2025.
DTSEN sendiri terintegrasi dengan tiga pangkalan data utama. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak, Wan Idris, mengatakan, dari rekapitulasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) peserta Bansos APBN dan APBD tahun 2025, jumlah penerima di Kabupaten Siak mencapai 199.925 jiwa.
Dengan rincian penerima Bansos APBN untuk PKH sebanyak 9.668 jiwa, Bansos Sembako KPN sebanyak 13.643 jiwa, dan Bansos BLTS Keesra Tahap II Pos KTM sebanyak 12.976 jiwa.
Sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat sejumlah kendala karena masing-masing pangkalan data memiliki kriteria tersendiri.
“Namun tak usah khawatir, usulan atau update data penerima Bansos ini sudah ditetapkan tanggalnya oleh Kementerian Sosial, yaitu mulai tanggal 1–11 setiap bulan. Sementara pembaruan data dilakukan setiap hari,” ujar Wan Idris, Minggu (30/11/2025).
Pemerintah kabupaten, melalui Dinas Sosial melakukan perbaikan data, yang pengesahannya dilakukan setiap tanggal 15 dan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah.
Wan Idris juga mengimbau aparat Kampung dan Kelurahan untuk segera melaksanakan Musyawarah Kampung agar Dinas Sosial mendapatkan data yang valid untuk dimasukkan ke dalam sistem.
"Karena data penerima bansos berasal dari Kampung dan Kelurahan. Jika Muskam nya terlibat, jelas data tidak kami peroleh," kata dia.
Ia juga minta, petugas pendamping yang ada di setiap kampung, diharapkan terus melakukan koordinasi. Setiap keluhan dan pengaduan yang disampaikan warga harus direspons cepat dan segera disampaikan ke Dinas Sosial agar dapat ditindaklanjut.
Ia menambahkan bahwa data penerima bantuan tidak bisa dimanipulasi karena terhubung langsung dengan kementerian. Jika tahun ini seorang warga menerima bantuan, tetapi ditemukan pendapatannya meningkat
"Maka untuk kedepannya ia tidak lagi menerima, Kasus seperti ini datanya ditemukan di Kementerian Tenaga Kerja,” terang Wan Idris.
Sementara itu, Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena pada tahun 2025 ini Kabupaten Siak banyak menerima bantuan sosial.
“Bantuan pemerintah pusat melalui Kemensos ini Alhamdulillah tersalurkan dengan baik dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Bupati Afni.
(Dep/MC Kabupaten Siak/Darwis)
Berita Terkait
- Minggu 30 November, Babinsa Koramil 02/Sungai Apit Komsos di Kampung Teluk Batil0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Minggu 30 November0
- Warga Kompak Goro, Siapkan Jalan Mawar untuk Program Semenisasi Pemko Pekanbaru0
- Bencana Melanda Sumatra: FPR Riau Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Solidaritas Kemanusiaan0
- HMI Pekanbaru Gerakkan Aksi Kemanusiaan #PrayForSumatera0
- Kapolda Riau Kirim 290 Personel Bantu Sumbar0
- Kapolda Riau Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar0
- Sabtu 29 November, Babinsa Koramil 02/Sungai Apit Komsos di Kampung Dosan0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Sabtu 29 November0
- Sinergi Pemerintah dan Pemuda: Semenisasi Jalan Mawar Siap Direalisasikan0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







