▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ ITP2I Hadirkan Inovasi Teknologi Polen
Dorong Produktivitas Sawit Rakyat dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani

BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN – Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor perkebunan kelapa sawit rakyat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Pemberdayaan Kemitraan Petani Swadaya melalui Penerapan Inovasi Teknologi Polen Kelapa Sawit untuk Meningkatkan Fruit Set dan Produktivitas Tandan Buah Segar (TBS)".
Kegiatan yang berlangsung pada 2 Juli 2026 di Desa Sorek Dua, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan ini melibatkan 30 petani swadaya yang tergabung dalam Kelompok Tani Perkumpulan Batang Balango Mandiri (PBBM).
Wakil Rektor I ITP2I sekaligus Ketua Tim Pengabdian, Salmiyati, M.Pd., Ph.D., pada Selasa (4/8/2026) menjelaskan bahwa program tersebut merupakan implementasi nyata hasil riset perguruan tinggi yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat melalui penerapan inovasi teknologi penyerbukan berbasis polen.
Tim pengabdian terdiri dari dosen lintas program studi, yakni Salmiyati, M.Pd., Ph.D. dari Program Studi Agroteknologi, Arief Fazlul Rahman, S.TP., M.Si. dari Program Studi Teknologi Pascapanen, serta Yudia Azmi S.P., M.Si. dari Program Studi Agroteknologi. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Agroteknologi, yaitu Nur Aeni Afna, Nela Yolanda, dan Dayattul Akmal, sebagai bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui pendampingan teknis, dokumentasi, komunikasi dengan petani, dan pengumpulan data lapangan.
Dalam sambutannya, Salmiyati menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama perkebunan kelapa sawit rakyat adalah rendahnya keberhasilan pembentukan buah (fruit set) akibat proses penyerbukan yang belum optimal. Selama ini petani masih bergantung pada penyerbukan alami oleh kumbang Elaeidobius kamerunicus, sementara perubahan lingkungan, fluktuasi populasi polinator, dan minimnya pengetahuan teknologi menyebabkan banyak bunga betina gagal berkembang menjadi buah yang sempurna.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan dari Ketua Kelompok Tani PBBM dan Ketua Tim Pengabdian. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat karena para petani menyadari pentingnya peningkatan teknologi budidaya untuk menghadapi tantangan produksi kelapa sawit yang semakin kompleks.
Pada sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai fisiologi pembungaan kelapa sawit, proses penyerbukan, faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan buah, serta keterkaitan keberhasilan fruit set dengan peningkatan produktivitas Tandan Buah Segar (TBS).
Tim pengabdian menegaskan bahwa peningkatan fruit set merupakan salah satu indikator utama keberhasilan budidaya karena berpengaruh langsung terhadap jumlah buah dalam setiap tandan.
Materi berikutnya difokuskan pada inovasi teknologi polen hasil penelitian tim ITP2I. Teknologi tersebut meliputi teknik pengambilan polen dari bunga jantan, proses penyaringan menggunakan ayakan 14 mesh, pengeringan, penyimpanan dalam botol kaca pada suhu minus 23 hingga minus 25 derajat Celsius, hingga teknik mempertahankan viabilitas polen agar tetap memiliki daya kecambah tinggi sebelum diaplikasikan pada bunga betina yang reseptif. Seluruh tahapan dipaparkan secara sistematis melalui presentasi, demonstrasi alat, dan praktik langsung.
Sesi demonstrasi lapangan menjadi bagian yang paling menarik bagi para peserta. Tim dosen memperagakan cara memilih bunga jantan sebagai sumber polen, mengenali bunga betina yang siap diserbuki, hingga teknik aplikasi polen secara manual sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Para petani kemudian dibagi ke dalam kelompok kecil agar setiap peserta dapat mempraktikkan seluruh tahapan dengan pendampingan langsung dari dosen dan mahasiswa.
Selain teknologi penyerbukan, peserta juga mendapatkan materi mengenai Best Management Practices (BMP) perkebunan kelapa sawit, pentingnya pencatatan kegiatan budidaya, monitoring fruit set, evaluasi hasil produksi, pemupukan berimbang, pengendalian gulma dan hama, serta penerapan budidaya berkelanjutan.
Diskusi berlangsung interaktif, di mana para petani menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari rendahnya pembentukan buah hingga tingginya biaya produksi, yang kemudian dijawab dengan solusi berbasis hasil penelitian.
Sebagai tindak lanjut, Tim Pengabdian ITP2I bersama Kelompok Tani PBBM sepakat membentuk demplot penerapan teknologi polen sebagai pusat pembelajaran berkelanjutan sekaligus lokasi evaluasi efektivitas teknologi di lapangan.
Ketua Kelompok Tani PBBM mengapresiasi kontribusi ITP2I yang dinilai menghadirkan solusi aplikatif bagi petani.
Melalui program ini, ITP2I berharap kapasitas petani semakin meningkat, produktivitas TBS terus bertambah, inovasi hasil penelitian dapat diterapkan secara luas, serta mampu mendukung penguatan SDM pertanian, hilirisasi riset, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui peningkatan kesejahteraan petani swadaya kelapa sawit(EP)
Berita Terkait
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Selasa 4 Agustus0
- Selasa 4 Agustus, Pendampingan Penyemprotan Disinsfektan PMK URC Ternak di Kampung Teluk Mesjid0
- Polsek Bunut Bergerak Cepat, Pelaku Curanmor Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Satu DPO Diburu0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Senin 3 Agustus0
- Senin 3 Agustus, Babinsa Koramil 02/SA Komsos dan Mensosialisasikan Nilai-Nilai Pancasila0
- Peringati Hari Anak Nasional, Srikandi PLN Tebar Inspirasi hingga Pelosok Kepulauan Meranti0
- Karhutla Kerumutan, BPBD Pelalawan Kerahkan 30 Personel dan Helikopter Water Bombing0
- Tampil Solid Sejak Awal, Harimau Putra Bungkam Reebon FC 2-0 di Liga Bengkalis Junior0
- Minggu 2 Agustus, Babinsa Koramil 02/Sungai Apit Komsos di Kampung Bunsur0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Minggu 2 Agustus0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







