▴Pelantikan Bupati Siak▴ KRT Kusumonegoro, PKNS Bernillai Strategis

BERMADAH.CO.ID, PEKANBARU - Senarai kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Peguyuban Kawola Ngayongyokarta dan Sekitarnya (PKNS) Provinsi Riau Ke-27th.
Sebelumnya, Sabtu malam, (18/4/2026) bertempat di Kantin Bu Badiun, Alam Mayang Pekanbaru, rangkaian kegiatan Sarasehan Budaya dengan tema "Penguatan Nilai-nilai Peguyuban dalam rangka memperkokoh Keindonesiaan" yang ditaja Laboratorium Budaya Anak Negeri Alam Mayang Pekanbaru.
"Alhamdulillah, kegiatan Sarasehan Budaya, berjalan sukses walaupun malam itu, sempat diguyur hujan lebat," kata Ketua PKNS Riau, Riyono Gede Trisoko.
Dikatakan Riyono, dalam sarasehan menghadirkan utusan keraton Yogyakarta Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Kusumonegoro, Penghageng II Kawedanan Reksa Suyasa dan Pahageng II Kawedanan Darah Dalem, dan Penghageng II Kawedanan Darah Dalem] KMT. Yudawijaya [Carik KHP. Datu Dana Suyasa]. Dr. Santoso dan dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Syaiful Anwar.
Dijelaskannya, pembedahan tentang penguatan nilai-nilai Peguyuban jelas terang benderang menyimpulkan, untuk merubah paradigma antar budaya dengan zaman modern ini, perlu turun langsung dengan cara mengimbangi dan memfaatkan fasilitas yang ada saat ini.
"Kami pelaku budaya yang tergabung dalam Peguyuban, akan terus lakukan apa yang menjadi problematika yang saat berkembang dengan pesat", urai kepada media online ini, usai lakukan saresehan.
Usai giat Saresehan, pada Ahad, (19/4/26) pagi hingga sore dilakukan pembukaan acara puncak HUT PKNS Riau Ke-27th, Pengukuhan dan pergelaran ketoprak manunggal Budoyo Alam Mayang Pekanbaru dengan lakon cerita prabu kelono sewandono Dewi Sanggo Langit.
"Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, tertib, aman dan terkendali dengan baik", papar Riyono.
Sementara itu, KRT Kusumonegoro mengapresiasi lahirnya PKNS Riau yang sudah berusia 27th dimana usia remaja saja sudah bisa mandiri dalam menjaga khasanah budaya leluhur.
"Saya rasa ini, cukup luar biasa dan patut menjadi panutan bagi Peguyuban lainnya, agar budaya kite terus terjaga dan terealisasi sesuai perkembangan zaman", cetusnya.
Pada kesempatan ini, dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada pemuka adat di Bumi Lancang Kuning, terkhusus LAMR yang telah longowo mensupport kegiatan ini.
"Terimakasih para pemangku adat Riau, wabilkhusus LAMR melalui para Datuk petinggi atau timbalan yang mau memberikan ruang lingkup dalam pengembangan nilai kebudayaan Jawa yakni berasal dari Yogyakarta", tutupnya.(***)
Berita Terkait
- Senin 20 April, Babinsa Koramil 02/SA Follow Up/Mengunjungi Anak Asuh Stunting0
- Senin 20 April, Babinsa Koramil 02/Sungai Apit Komsos di Kampung Penyengat0
- PDC dan Upaya Menghadirkan Kemandirian Bagi Penyandang Disabilitas0
- SMK Sawit dan Kehutanan Pertama di Pekanbaru Hadir, Jawaban Kebutuhan SDM Perkebunan Riau0
- Aswin E Siregar Kembali Terpilih Sebagai Ketua IKA Fakultas Hukum USU Wilayah Riau0
- Rangkaian Kegiatan HUT PKNS Provinsi Riau Ke-270
- Halalbihalal HMI Pelalawan: Dari Silaturahmi Lahir Konsolidasi Pemikiran untuk Kemajuan Daerah0
- Jembatan Presisi Polri di Ukui Dibangun0
- Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Kursus Lemhannas di Magelang0
- Halalbihalal serta Pengukuhan Pengurus IKAS - Kota Pekanbaru0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







