▴Pelantikan Bupati Siak▴ Pemain Mini Soccer Pangkalan Kerinci Meninggal Saat Pemanasan

BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN – Warga Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, dibuat geger setelah lapangan mini soccer di Jalan Lintas Timur kembali merenggut nyawa seorang pemain, Sabtu malam (28/2/2026) sekitar pukul 21.20 WIB. Seorang pemain FC Kerinci City, Yusni Nanda (34), meninggal dunia saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan berlangsung.
Almarhum diketahui tergabung dalam tim Kerinci City B yang dijadwalkan bertanding melawan Pratama Jaya pada semifinal turnamen Zukri Ramadhan Cup 1 Tahun 2026. Ia bahkan satu tim dengan Bupati Pelalawan, Zukri, yang juga direncanakan turun bermain malam itu.
Menurut keterangan saksi di lokasi, korban sempat melakukan stretching bersama rekan-rekannya. Namun tiba-tiba ia berjalan ke pinggir lapangan, duduk, lalu tumbang tak sadarkan diri. Rekan satu tim langsung memberikan pertolongan, tetapi korban tidak merespons dan tubuhnya disebut sudah kaku.
Korban segera dilarikan menggunakan ambulans yang siaga di lokasi. Namun disayangkan, tidak ada petugas medis yang mendampingi di tempat kejadian. Dari sana, korban dibawa ke Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci sebelum akhirnya dirujuk ke RS Amelia Medika karena keterbatasan peralatan.
Meski telah mendapatkan penanganan, nyawa korban tidak tertolong. Dokter menyatakan Yusni Nanda telah meninggal dunia sebelum sempat memperoleh perawatan lanjutan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Pemda Gang Beringin, Pangkalan Kerinci, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan pada Ahad (1/3/2026).
Insiden ini menambah duka, mengingat pada Januari 2025 lalu seorang ASN Pelalawan, Hanapiah ST, juga meninggal dunia saat bermain di lapangan yang sama. Turnamen semifinal yang mempertemukan Kerinci City B vs Pratama Jaya serta Moringa vs PUPR pun resmi ditunda, dan lampu utama stadion langsung dipadamkan sebagai bentuk penghormatan.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasi Humas AKP Thomas Bernandes Siahaan S.Sos membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan awal, korban diduga mengalami serangan jantung saat pemanasan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum berolahraga, terutama dalam aktivitas dengan intensitas tinggi.(EP)
Berita Terkait
- Balap Lari 100 M Green Policing Meriahkan Pangkalan Kerinci0
- Minggu 1 Maret, Babinsa Koramil 02/Sungai Apit Komsos di Kampung Tanjung Kuras0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit Minggu 1 Maret0
- TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru Percepat Pembangunan RTLH Ibu Sarianis di Bukit Jamin0
- Pembangunan RTLH Ibu Sarianis Capai 83 Persen, Satgas TMMD Fokus Acian dan Plester Kamar Mandi0
- Pembangunan RTLH di Sialang Sakti Masuk Tahap Pemasangan Rangka Plafon0
- Jaringan Sabu Terkuak, Empat Tersangka Diciduk Berantai0
- Komplotan Bobol Kios Gas Dibekuk, Jatanras Polda Riau Ungkap Aksi Lintas Daerah0
- Program Tangan Kedua, Pertegas Komitmen PDC dalam Pemberdayaan Komunitas dan Lingkungan0
- Curi 21 Tandan Sawit PT Serikat Putra., Pria di Bandar Petalangan Diamankan Polsek Bunut0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







