▴Pelantikan Bupati Siak▴ Dr Karmila Sari Soroti Tantangan Parenting Digital, Literasi dan Nilai Budaya Jadi Benteng Utama

Keterangan Gambar : Podcast bertajuk "Pendidikan dan Pola Asuh Anak di Era Digital". menghadirkan narasumber Anggota Komisi X DPR RI Dr Karmila Sari.
BERMADAH.CO.ID, ROHIL - Disrupsi teknologi kini merambah hingga ke ruang privat keluarga. Menanggapi fenomena ini, Anggota Komisi X DPR RI Dr Karmila Sari, SKom. MM, menginisiasi diskusi strategis melalui podcast bertajuk "Pendidikan dan Pola Asuh Anak di Era Digital".
Diskusi yang dipandu oleh moderator Ns Harjana Nanang Suryadi, Skep, SKM, MKM, ini menghadirkan panel lintas sektor, mulai dari pembuat kebijakan hingga praktisi kesehatan, guna merumuskan formula tepat mendidik Generasi Z dan Alpha di tengah kepungan gawai.
Orang Tua Sebagai Filter Utama
Dalam sesi tersebut, Dr Karmila Sari mengingatkan bahwa teknologi adalah pisau bermata dua. Ia menekankan pentingnya orang tua untuk tidak "gagap teknologi" (gaptek) agar tetap relevan dengan dunia anak.
"Orang tua harus menjadi filter pertama. Literasi digital bukan lagi pilihan, tapi kewajiban bagi orang tua agar pendampingan menjadi edukatif dan terarah," tegasnya.
Tak hanya soal pola asuh, Karmila juga menyoroti akses pendidikan. Ia mendorong masyarakat untuk memaksimalkan program bantuan pemerintah, salah satunya Program Indonesia Pintar (PIP). "Kami terus memperjuangkan penambahan kuota PIP melalui jalur aspirasi di Kementerian Pendidikan agar lebih banyak anak-anak di Riau yang terjamin kelangsungan sekolahnya," tambahnya.
Senada dengan hal itu, Kepala DP2KBP3A Rokan Hilir, Cici Sulastri, SKM, MSi, menekankan bahwa komunikasi dua arah adalah fondasi ketahanan keluarga. Menurutnya, anak yang mendapatkan ruang bicara di rumah kecil kemungkinannya mencari pelarian negatif di dunia maya.
Dari perspektif nilai lokal, Kabid Kebudayaan Disdikbud Rohil, Syamsul Bahari, SPd, MPd, memaparkan pentingnya kurikulum berbasis kearifan lokal. "Di tengah gempuran budaya global, nilai-nilai budaya Riau harus tetap menjadi identitas diri bagi anak-anak kita," ujarnya.
Suasana diskusi semakin hangat saat dr Syahrul Ramadhan, seorang dokter muda berprestasi, membagikan kisah hidupnya. Tumbuh dari keluarga sederhana dengan orang tua yang bekerja sebagai buruh, ia membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan tembok penghalang untuk berprestasi di Universitas Indonesia (UI).
"Di era digital, informasi beasiswa sangat terbuka. Kuncinya adalah kemauan keras dan doa orang tua. Teknologi harus digunakan untuk mencari peluang, bukan sekadar hiburan," pesan dr. Syahrul yang menjadi suntikan motivasi bagi pemuda Rokan Hilir.(***)
Berita Terkait
- Khayla Ashari Putri kurniawan, Finalis Bujang Dara Cilik dan Remaja tahun 20260
- Senin 2 Maret, Babinsa Koramil 02/Sungai Apit Komsos di Kampung Bunsur0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit,Senin 2 Maret0
- Rumah Baru Harapan Baru, Satgas TMMD Cat Dasar Bagian Dalam RTLH Warga Sialang Sakti0
- Program Nonfisik TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru Fokuskan Intervensi Gizi Anak Stunting0
- TMMD ke-127 Hadirkan Aksi Nyata, Anak Stunting di Tuah Negeri Terima Pendampingan Gizi Berkelanjutan0
- Tabrakan Maut Bus PMH VS Truck Coltdiesel di Lintas Timur, 4 Tewas dan 2 Luka Berat0
- Dari Lalang Kabung ke Pekanbaru, Polisi Ungkap Sindikat Narkoba Terorganisir0
- Pemain Mini Soccer Pangkalan Kerinci Meninggal Saat Pemanasan0
- Balap Lari 100 M Green Policing Meriahkan Pangkalan Kerinci0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







