▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ Pemuda Muhammadiyah Pelalawan Dorong Mediasi Konflik Warga dengan PT Serikat Putra
Replanting di Depan Mata

BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN - Rencana replanting atau peremajaan kebun kelapa sawit PT Serikat Putra di Kabupaten Pelalawan mendapat sorotan dari Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pelalawan. Organisasi kepemudaan tersebut meminta pemerintah daerah memastikan persoalan konflik lahan yang masih menjadi keluhan masyarakat diselesaikan terlebih dahulu sebelum program peremajaan perkebunan dilaksanakan.
Sorotan itu disampaikan Agung Maulana dari Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pelalawan, Rabu (30/9/2026). Menurutnya, rencana replanting merupakan agenda penting dalam keberlanjutan perkebunan kelapa sawit, namun pelaksanaannya perlu memperhatikan persoalan sosial dan konflik lahan yang masih terjadi di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Agung menilai Pemerintah Kabupaten Pelalawan tidak seharusnya mengabaikan persoalan tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, perlu memastikan adanya penyelesaian yang jelas terhadap konflik antara masyarakat dan perusahaan agar proses replanting tidak justru menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Karena itu, Agung secara khusus meminta Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM., mengambil langkah konkret dengan memanggil pihak PT Serikat Putra. Pertemuan tersebut diharapkan dapat melibatkan masyarakat yang berkonflik sehingga seluruh persoalan dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan jalan keluar bersama.
“Kita harapkan ketegasan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan terhadap perusahaan yang masih bandel. Dan dapat mencarikan solusi terbaik untuk masyarakat yang berkonflik dengan perusahaan PT Serikat Putra,” ujar Agung.
Menurutnya, penyelesaian konflik lahan harus menjadi perhatian serius sebelum kegiatan replanting dimulai. Pemerintah daerah dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi mediator yang mempertemukan kepentingan masyarakat dan perusahaan melalui dialog yang terbuka, terukur, serta mengedepankan ketentuan hukum yang berlaku.
Agung berharap Pemkab Pelalawan segera mengambil langkah mediasi dengan menghadirkan masyarakat dan manajemen PT Serikat Putra untuk membahas seluruh persoalan yang ada.
“Pemerintah daerah harus hadir sebagai pihak yang dapat menjembatani kepentingan masyarakat dan perusahaan. Jangan sampai persoalan yang belum selesai justru menimbulkan konflik baru,” tegasnya.(EP)
Berita Terkait
- Kamis 1 Oktober, Penyemprotan Disinsfektan PMK URC Ternak di Kampung Teluk Mesjid0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Kamis 1 Oktober 20260
- DPRD-Pemkab Siak Sepakat APBD-P 2026, Bupati Afni: Kolaborasi Tetap Solid di Tengah Tekanan Fiskal0
- Pemkab Siak Gandeng Perusahaan Benahi Jalan Rusak Sungai Rawa-Tanjung Buton0
- Story Telling Bahasa Inggris Tampil Dipengukuhan Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru0
- Jejak Sabu 9,79 Gram di Ukui Terendus Polisi, Dua Tersangka Dibekuk dari Hasil Pengembangan0
- Dari Limbah Sawit Jadi Bernilai Ekonomi, ITP2I Berdayakan Perempuan Padang Luas Lewat Jamur Merang0
- Ganesha, Anak Keenam Mama Lisa, Lahir di Tesso Nilo: Simbol Harapan Baru Gajah Sumatera0
- Audiensi dengan Camat Kulim, FPKB Siapkan Program Penataan dan Penghijauan Jalan Lintas Timur0
- PLN dan Pemda Perkuat Kolaborasi Percepatan Lisdes di Kepulauan Riau0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







