▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴
▴Iklan Musim Mas▴ Perkuat Literasi Media di Dunia Pendidikan, PWI Siak Bekali Kepala Sekolah Ilmu Jurnalistik

BERMADAH.CO.ID, SIAK—
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak, Provinsi Riau, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kepala Sekolah Melek Jurnalistik, Sekolah Cerdas di Era Digital” di Aula Kantor Camat Tualang, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi media, memperkuat pemahaman tentang keterbukaan informasi publik, serta membangun hubungan profesional antara insan pers dan dunia pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Siak Dr. Afni Z, S.A.P., M.Si., yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Siak, Rozi Chandra. Turut hadir Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar, ahli pers Dewan Pers Mario Abdillah Khair, Camat Tualang Arie Darmawan, Kanit Intel Polsek Tualang Iptu Sugeng, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Siak Dadang Heru Dini, Ketua MKKS SMK Siak Raja Zalhairi, serta para kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Siak dan mitra kerja PWI Siak.
Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Kominfo Siak Rozi Chandra menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan kewajiban lembaga pemerintah, termasuk institusi pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis sebagai salah satu ujung tombak pelayanan publik yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. “Kita sebagai lembaga pemerintah wajib memberikan informasi publik. Sekolah merupakan salah satu etalase pemerintah di sektor pendidikan. Bapak dan ibu kepala sekolah ibarat CEO di sekolah masing-masing yang turut bertanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Rozi juga mengingatkan para kepala sekolah agar lebih cermat dalam menerima, memeriksa, dan menyebarluaskan informasi. Di tengah derasnya arus informasi digital, setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus dipastikan kebenarannya. Ia menilai, pemahaman jurnalistik sangat diperlukan agar kepala sekolah mampu berkomunikasi secara tepat dengan wartawan, memahami hak dan kewajiban pers, serta mengenali identitas jurnalis secara benar.
Dengan bekal tersebut, pihak sekolah diharapkan dapat membedakan permintaan informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik dari permintaan yang menyangkut data pribadi atau informasi yang perlu dilindungi sesuai ketentuan.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan Ketua MKKS SMA Kabupaten Siak, Dadang Heru Dini. Ia menilai FGD yang digelar PWI Siak memberikan kesempatan berharga bagi kepala sekolah untuk memahami dunia jurnalistik secara lebih mendalam, mengingat materi tersebut tidak dipelajari secara khusus dalam pendidikan formal mereka.
“Kami para kepala sekolah tidak belajar jurnalistik secara khusus. Jadi, ilmu itu kami dapat dari kegiatan seperti ini. Kami membutuhkan informasi tentang jurnalistik karena belajar secara otodidak terkadang kurang fokus. Kegiatan ini merupakan investasi ilmu bagi kita semua,” ungkapnya.
Dadang berharap, melalui kegiatan tersebut, kepala sekolah semakin memahami pola kerja media dan mampu membangun komunikasi yang terbuka serta profesional dengan wartawan.
Ketua PWI Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar, menegaskan bahwa literasi media merupakan kebutuhan penting bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga peserta didik.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuat informasi dapat diterima dalam hitungan detik, tetapi tidak semua informasi yang beredar benar dan bermanfaat. Karena itu, kemampuan memilah serta memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya menjadi hal mendasar. “Di era digital kita bangun pagi membuka ponsel, informasi sudah masuk. Kadang informasinya baik, kadang tidak baik. Karena itu, literasi media menjadi kebutuhan penting bagi semua kalangan,” katanya.
Ia mengingatkan pentingnya prinsip “saring sebelum sharing” sebagai pedoman dalam menghadapi derasnya arus informasi.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Siak, Wiwik Widaningsih, mengatakan FGD tersebut merupakan bagian dari komitmen PWI untuk memperluas edukasi jurnalistik dan meningkatkan literasi media, khususnya di lingkungan pendidikan. Ia berharap forum tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan, bertukar pengalaman, dan mencari solusi bersama atas tantangan informasi di era digital. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang jurnalistik, kepala sekolah diharapkan semakin percaya diri dalam berkomunikasi dengan media, mampu menyampaikan informasi publik secara bertanggung jawab, serta memahami batasan informasi yang wajib dibuka dan yang harus dilindungi.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara narasumber dan para kepala sekolah yang membahas berbagai persoalan komunikasi publik serta pengalaman berinteraksi dengan wartawan. Diskusi ini diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antara PWI Siak dan dunia pendidikan dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan kepala sekolah yang semakin melek jurnalistik dan cerdas bermedia, sekolah tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga institusi publik yang mampu menyampaikan informasi secara akurat, membangun kepercayaan masyarakat, serta menghadapi tantangan era digital dengan lebih siap.(EP)
Berita Terkait
- Buka Sengketa Informasi Tak Harus Mahal! FITRA Riau Kritik Syarat Advokat di KI Riau0
- Hanya Karena Sigap Hijaukan Hutan, Bupati Siak Dapat Ancaman Telepon? AWI Se Riau Siap Pasang Badan0
- 10 Kasus Karhutla di Pelalawan, 11 Tersangka Diproses Hukum, 76 Plang Peringatan Dipasang0
- Akademisi Hukum Soroti KI Riau, KI Pusat Diminta Bertindak Tegas0
- PDC Bersama Pertamina dan PHE Kembangkan Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Hidrogen Alami0
- WALHI Desak Penindakan Tegas! 38 Areal Korporasi Terindikasi Karhutla0
- Senin 29 Oktober, Babinsa Koramil 02/SA Kodim Komsos dan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Kamis 29 Oktober0
- Karmila Sari Raih Young & Impactful Alumni Award di Dies Natalis ke-67 Untar0
- Pemkab Siak Gandeng Kejati Riau untuk Benahi Aset Daerah Bermasalah0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







