▴Pelantikan Bupati Siak▴
▴Iklan DPRD Siak▴ Petani di Langgam Diserang Beruang Saat Menderes Karet, BBKSDA Riau Bergerak ke Lokasi

BERMADAH.CO.ID, PELALAWAN – Seorang petani di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, menjadi korban serangan hewan buas yang diduga beruang saat sedang menderes karet di kebunnya, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Langgam Ipda Bambang, S.H., M.H. menjelaskan bahwa korban diketahui bernama Antono (40), seorang petani yang berdomisili di RT 02 RW 03, Jalan Pendidikan, Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam.
Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang bekerja seorang diri di lahan perkebunan karetnya.
Berdasarkan keterangan awal, lokasi kejadian berada di RT 03 RW 02 Dusun Air Putih, Kilometer 53, Desa Pangkalan Gondai. Saat sedang menderes karet, korban tiba-tiba diserang seekor beruang yang muncul dari sekitar lokasi kebun.
Serangan berlangsung sangat cepat sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Akibat serangan tersebut, Antono mengalami luka cakaran dan gigitan pada bagian kepala. Warga yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban dari lokasi kebun sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini korban menjalani perawatan intensif di RS Selasih Pangkalan Kerinci. Kondisi korban terus dipantau oleh tim medis guna memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik setelah mengalami serangan satwa liar tersebut.
Kapolsek Langgam mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan kejadian dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Selain melakukan pendataan di lokasi, aparat juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perkebunan maupun hutan yang berpotensi menjadi habitat satwa liar.
Sementara itu, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah dihubungi dan timnya sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian. Kehadiran tim BBKSDA diharapkan dapat melakukan identifikasi, pemantauan, serta mengambil langkah-langkah penanganan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.(EP)
Berita Terkait
- Realisasikan MoU, SPR Pertemukan PT TMC dengan RS Awal Bross dan Ibnu Sina0
- Polres Pelalawan Bongkar Kasus Ilegal Logging, Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Kayu Diamankan0
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Rabu tanggal 05 Agustus 0
- Rabu 5 Agustus, Pendampingan Penyemprotan Disinsfektan PMK URC Ternak di Kampung Dusun Pusaka0
- Muscab II SPSI NIBA Pelalawan Perkuat Soliditas Buruh, Parmahan Terpilih Kembali0
- HMI Desak DPRD Pelalawan Awasi Pelayanan Rumah Sakit Secara Serius0
- Serap Aspirasi Warga Bunut, Senator Abdul Hamid Salurkan Bantuan Pangan dan Perkuat Silaturahmi0
- SMSI Riau Minta Permenkum Nomor 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang0
- Usai Limbah, SPR MoU dengan Koperasi Bidik Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit dan Komoditi Pangan0
- Upaya SPR Tingkatkan PAD, Raih 20 Persen Keuntungan MoU Pengelolaan Limbah dengan PT TMC0
Berita Populer
- DR Karmila Sari Dorong Pengembangan SMAN Olahraga Riau
- Penanggulangan Karhutla di Wilayah Koramil 02/Sungai Apit, Jumat 8 November
- Luncurkan Implementasi Layanan Elektronik se-Bali,Menteri AHY:BPN Siap Layani Masyarakat MakinCepat
- Penangkapan Jaringan Internasional Narkoba di Riau, Empat Tersangka Ditangkap
- Bangun Literasi Masyarakat Lewat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
- Festival Pilkada Riau 2024
- 382 Personil Polri Diterjunkan untuk Pengamanan TPS Pilkada di Kabupaten Pelalawan
- Wisuda Unisi 2024, Momen Keberhasilan dan Harapan Baru bagi Lulusan
- Perubahan Tradisi Perkawinan Suku Petalangan di Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Rombongan Kajati Riau Monev di Kejari Pelalawan







